Monday, 24 September 2018

Review Buku Los 33 (Jonathan Franklin)


Oke, kali ini aku akan mereview buku terjemahan mengenai kejadian yang sempat menghebohkan dunia, tahun 2010 silam. Yang luar biasanya, buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata lohh, so bukan fiksi ya. Nah penasaran kan, kenapa kejadian yang dituliskan di buku ini sempat membuat dunia terguncang,. Ciaelah. Tapi serius loh… Kalau kalian tau kisahnya, pasti akan merasa terenyuh juga, hihi. Yuk, kita langsung aja.

       Well, dari awal aku terkesan banget sama judulnya, Los 33 “Kisah Nyata Penyelamatan Dramatis Para Penambang Cile”. Covernya bernuansa hitam, misterius, ada sedikit penerangan dari para penambang untuk kesan gelap karena underground. Pas banget sama judulnya Los 33 yang sekilas berarti hilangnya para penambang Cile.


Nah tema buku ini mengenai proses penyelamatan terhadap para penambang yang terjebak karena terkubur hidup-hidup di bawah tanah (pertambangan emas dan tembaga) “San Jose” yang terletak di gurun Acatama, kota Copiapo, negara Cile (Amerika Selatan). Mereka kena trap karena memang pertambangan itu terkenal paling berbahaya disana guys… Rentan kecelakaan karena lokasinya dekat gunung yang sering meletus. Well. Sialnya, saat mereka sedang bekerja, ehh malah runtuh itu pertambangan. Udah banyak banget korban berjatuhan, dan bahkan selalu ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Kebayang kan gimana seramnya lokasi itu yaa..
***
Penulis buku ini (Jonathan Franklin) adalah seorang wartawan yang sungguh beruntung, bisa mendapatkan informasi dari korban-korban serta tim penyelamat lain sehingga rangkaian cerita bisa tertulis dengan sistematik dan rapi.
Novel ini terbit tahun 2016, tebal 376 halaman, harga aslinya aku search google sekitar 89.000. Tapi aku baru beli seminggu lalu di gramedia lantai bawah just 30.000, karena terbitan lama kali ya udah dua tahun lalu hehe..
***
Sinopsis novel ini benar-benar menarik guys. Jadi menceritakan bagaimana kehidupan para penambang itu selama terperangkap di bawah tanah, selama 69 hari. Dua bulan lebih Masyaallah…. Ajaibnya mereka semua bisa selamat 33nya. Disamping itu, pemerintah Cile juga mengadakan penyelamatan khusus untuk para korban, ada tim pengeboran batu besar (yang menyebabkan terhalangnya akses bawah tanah sehingga para penambang terjebak, gak ada jalan keluar), tim dokter, perawat dan psikolog. Tentunya dihadiri oleh presiden Cile (Sebastian Pinera), Menteri Pertambangan (Laurence Golborne) dan orang penting lainnya. Selain itu juga ada banyak keluarga dan kerabat korban yang setia menunggu proses penyelamatan korban di dekat lokasi kejadian. So, pasti penasaran kan bagaimana para penambang itu bisa bertahan hidup selama dua bulan lebih di bawah tanah?

            Karakter orang-orang dalam novel ini cukup unik. Ada yang terbisa memimpin doa dalam situasi yang mengerikan di bawah sana layaknya seorang pastur, ada yang suka nulis kejadian harian di atas kertas, ada juga penambang yang jarinya putus karena kecelakaan kerja tapi masih mau tetap kerja sebagai penambang karena dia merasa udah jadi profesinya, dan masih banyak lagi.

Konfliknya juga macam-macam ya. Kerenggangan solidaritas, was-was saat gunungnya mau meletus lagi (takut semakin teruruk), dan mereka sepakat untuk cari tempat perlindungan yang aman. Ada yang bibirnya sobek dan giginya patah kena reruntuhan batu waktu sedang mencoba menyelamatkan diri, sakit infeksi dan lain-lain.

            Kelebihan novel ini, alur ceritanya sistematik, terstruktur rapi. Mulai dari sebelum bencana datang, prosedur penyelamatan sampai kisah akhir. Bahasanya juga mudah dipahami. Penggambaran karakter tokoh pun jelas, sehingga bisa tau sifat-sifat sebagian besar para penambang, tim penyelamat, dan lain-lain.

            Kekurangannya, ada beberapa tulisan yang salah pengetikan/gak konsisten. Kalau bahasa gaulnya sih typo hehe. Udah sih menurutku itu aja.

Nah pendapat pribadi aku mengenai novel ini. Recommended banget ya. Bukunya bagus banget. Nulisnya juga berdasarkan data, yaitu langsung dari korbannya dan orang penting disana. Aku terkesan dengan gigihnya tim penyelamat yang 69 hari berusaha menyelamatkan para korban, berbagai cara gagal namun mereka luar biasa. Semua cara dicoba pakai plan A, plan B dan plan C.

Tentunya tim mereka semuanya adalah orang-orang terbaik yang direkrut oleh pemerintah, karena gak boleh sembarang orang yang terjun dalam kasus ini. Mulai dari usaha pengeboran, pemerintah pilih ahli-ahli tersebut untuk memutuskan akurasi yang baik. Biar gak salah ngebor (hasil bor melenceng). Kalau pun ada kesalahan, itu juga sangat kecil sehingga masih bisa diatasi pakai plan yang lain.

Mengenai para penambang, salut sama semangat hidup mereka yang tinggi, dan solidaritas yang hebat pastinyaa. Meskipun sempat dihadang percekcokkan, tapi mereka bisa mengatasinya dengan baik. Sampai bisa selamat bareng-bareng.

Terharunya, sang keluarga berharap banget penyelamatan gak sia-sia karena saking khawatirnya, mereka gak mau pulang dan ngungsi terus di gurun itu, sampai benar-benar melihat salah satu keluarga mereka selamat keluar dari sana.
***
Nah,, kesimpulannya setelah selamat, para penambang pun segera memulihkan luka fisik dan batin akibat dari kejadian itu. Banyak banget hal yang dapat dipelajari dari buku ini. :D

Rating untuk buku ini adalah 9/10 dari aku ;)

Salam hangat dari Adel. Maaf kalau reviewnya belum bagus hehe. Silahkan ketik kritik dan saranmu di kolom komentar J


Sumber gambar: BukuKita.com

Sunday, 23 September 2018

Merasakan-Berpikir-Cerita


Seandainya cerita dalam buku menjadi nyata, dan para pemainnya adalah orang terdekat kita, serta masih banyakk lagii!!
Dear the readers or book lovers pasti sering dong berimajinasi saat/setelah membaca buku yang membangkitkan emosi kalian, perasaan marah, sedih dan kagum. Aku pun juga demikian.
Begitulah metamorfosa penggemar buku. Awalnya merasakan, kemudian berpikir atau bahkan multitasking, merasakan sambil berpikir. Ehh terus jadi cerita deh menurut versi sendiri. Pengalaman pribadi, fiksi berdasarkan inspirasi dari berbagai buku, atau cerita yang lain.



Naluri itu udah alamiah tumbuh dari diri sendiri. Banyak orang yang gemar membaca tapi belum berani menuangkan ekspresinya kedalam bentuk narasi. Well, bukan karena mereka gak bisa. Tapi, orang berbeda-beda. Ada yang mau membagikan pemikiran dan pengalamannya. Ada yang hanya gemar membaca, padahal sebenarnya mereka “ingin” tapi belum siap atau karena alasan tertentu.
***
Aku menyesal….. karena baru hobby baca saat kuliah semester 7, awal 2017. Kenapa gak dari kecil ya? Pasti akan terasa lebih besar manfaatnya. Tapi yasudahlah….
Buku yang kali pertama kubaca adalah Tentang Kamu karya Tere Liye. Ehh dan ternyata semakin sering membaca, malah justru semakin tinggi rasa penasaran untuk eksplore menjelajahi buku yang lain.

Tapi kenapa, semakin bertambah buku bacaan dan informasi malah semakin merasa kurang pengetahuan? Itulah seni ilmu. Gak akan pernah habis sampai kapanpun. Padi semakin berisi semakin merunduk.
***
Nah, buat yang suka membaca pertahankan rutinitasnya ya!! Karena selain menambah wawasan, membaca juga bisa membuat kita lebih berempati dengan keadaan orang lain dan berpandangan luas terhadap suatu kejadian. Gak main asal ngejudges orang lain, berpikir panjang sebelum mengambil keputusan dan masih banyak lagi. Itu yang aku rasain selama ini. Menurut penelitian dari Alzheimer Asossociation International Conference, “Membaca bisa mencegah penurunan daya ingat/Alzheimer” Masyaallah…. Bukan main.. mantap kan ya!!

Setahun lebih, aku berusaha produktif untuk membaca, jangan sampai kebiasaan baik itu sirna. Meskipun aku belum bisa seperti seorang kutu buku yang banyak membaca buku dalam beberapa hari/waktu singkat.

Aku membeli buku secara random di toko buku Gramedia. Disana banyak buku murah yang terjejer rapi di lantai satu. Harga bukunya tergolong pas di kantong yaitu sekitar 10.000 untuk buku yang tipis, 15.000 buku yang tidak terlalu tebal. 25.000-30.000 untuk buku yang lumayan tebal sekitar 300an halaman. Nah biasanya aku beli novel, dan kenapa para buku itu murah? Yang aku liat, buku itu terbitnya udah lama tahun 2014, 2016 gitu. Apa mungkin cuci gudang? Wallahualam ya, yang jelas seneng bisa beli beberapa buku murah, dengan budget 100.000 bisa dapat 3-4 buku.

Gak mesti yang covernya bagus atau dari penulis terkenal. Tapi aku beli buku berdasarkan ketertarikan. Kalau sinopsisnya bagus, aku sreg ya langsung beli. Meskipun covernya jadul atau aneh.
Kalau lagi ada rezeki lebih, ya keatas liat-liat buku yang kinclong-kinclong (harganya). Haha!!
Yang pasti habis beli buku, langsung kubaca hari itu atau besoknya. Kalau lagi santai, mood bagus, bisa 3-7 hari tamat, tergantung ketebalan buku. Tapi kalau lagi sibuk, bisa 2 minggu-sebulan. Durasi membaca bisa 1-4 jam dalam sehari, tapi gak berturut-turut sih, kalau lagi ada kerjaan bisa diputus-putus. Nanti sambung lagi. Gitu aja. Kalau lagi sibuk  bisa sebentar aja 15-30 menit. Kalau gak sempet banget baca dalam beberapa hari, biasanya aku balas dendam baca yang lama diwaktu yang benar-benar luang dan santai.
***
Oh iya, ku punya tips nih. Kalau kalian ingin hobby membaca, bisa dimulai dari bacaan yang ringan dulu. Buku pertama kali yg dibaca harus menarik. Karena apa? Buku yang menarik membuat kita terus ingin membaca lagi cerita yang lebih seru/bagus lainnya.
Gimana caranya tau buku itu menarik/gak?
Ya dari sinopsisnya, atau cari amannya, bisa baca karya penulis terkenal. Seperti Tere Liye atau Boy Chandra. Kalau belum tau juga. Bisa tanya ke teman kalian yang hobby membaca. Pasti mereka tau buku mana aja yang bahasanya ringan dan ceritanya menarik.
Kalau kalian mau tanya aku juga boleh kok hehehe….

Membaca itu seru kok, keinginan membaca bisa dibentuk pelan-pelan. Gak usah takut terlambat (udah tua baru suka baca), yang penting niat yang kuat. Kalau udah seneng baca pasti nanti jadi kebiasaan. Lagi santai, gak pengen kemana-mana, maunya anteng baca aja di rumah. Siapkan stok buku menarik aja karena baru pemula kan.
Nanti kalau udah banyak baca pasti tumbuh rasa ingin tau yang tinggi, malah jadi tertarik baca buku yang lebih menantang. Coba aja kalau gak percaya hehehee :D
***
Aku punya pengalaman sulit mencerna buku. Kata-katanya susah dipahami dan diluar nalar. Kalau gak kuat ya jadinya gak paham. Seperti novel filsafat Dunia Sophie, karya Jostein Garder. Buku itu kado wisuda dari teman dan tebalnya 785 halaman. Baru baca 680 halaman udah wasalam gak aku selesaikan. Lebih rumit dari kasusnya Sherlock Holmes. Buku detektif favoriteku. Hahaaa apaasihhh..
Yaa itu salah satunya novel yang bikin pusing, yang lain sebenarnya masih ada heheee.. Ehh jadinya baca buku yang lain aja.

Tapi makasih banyak loh, berkat kado dari temanku, aku jadi tau buku itu benar-benar memusingkan karena banyak cerita diluar nalar, gak masuk akal.
Jadi garis besarnya adalah seperti itu. Untuk yang mau bisa menulis. Maka harus banyak membaca. Karena referensi dari menulis adalah dari membaca.
Kalau udah banyak baca, jangan ragu untuk menuangkan segala pemikiran atau pengalaman. Bisa di buku memo, blog atau dimana pun. Jangan takut untuk memulai. Menulis aja dulu, keluarin semuanya kedalam bentuk narasi. Masalah intonasi, atau penulisan bisa dibaca berulang-ulang dan diperbaiki.

Sama seperti aku yang udah setahun lebih punya blog, tapi masih harus terus belajar. Terutama penggunaan kata yang harus sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kalau mau nulis pakai bahasa yang lebih baku. Tulisanku masih banyak kekurangan pastinya dan aku harus banyak membaca lagi berbagai buku/karya yang lain.

Sumber gambar: smartbisnis on google.

Thursday, 30 August 2018

Berdamai dengan Waktu Part II


Waktu itu dinikmati. Bukan diratapi. Hidup seperti roda yang akan terus selalu berputar sampai waktu terhenti. Kadang diatas, tidak jarang juga dibawah. Jangan ribut dengan pencapaian/kebahagiaan orang lain. Jangan sombong juga dengan apa yang sudah kita raih selama ini. Gelar, prestasi, ilmu, karir dan pencapaian lain.


Orang yang tahan banting, akan selalu menghadapi bukan menghindari. Tiada waktu tanpa masalah. Orang mati saja masih harus menyelesaikan masalah amalan ibadah di alam barzakh.

Terlihat periang dan berani bukan berarti gak pernah bersedih. Percaya atau gak? Wanita yang sering mengalami kejadian menyakitkan besok-besok tumbuh menjadi wanita yang jauh lebih kuat bahkan mengagumkan (Tere Liye). 
Dilupakan/dijatuhin teman sendiri, disakiti pujaan hati. Sudah umum terjadi. Dan masih banyak lagi.

Untuk yang saat ini hatinya sedang diuji dalam masalah apapun: cinta, karir, keluarga. Yang tentunya memenuhi pikiran dan membuat gejolak luar biasa dihati. Jalani saja alurnya, dan selalu berdoa memohon ketentraman hati beserta solusi kepada-Nya. Memang praktik tak semudah teori. Tapi percaya, akan lebih damai jika sudah berusaha sabar dan ikhlas. Ketika masalah kian berlalu, pasti akan mengerti hikmah dibalik kejadian yang dialami.


Saat terkena masalah/sakit hati, pastilah emosi, bahkan lebih parah yaitu merasa marah kepada Tuhan. Mengapa Allah gak adil? Mengapa aku baik tapi sering disakiti.
 
Aku gak munafik. Siapa yang tidak hancur saat disakiti? Rasanya ingin marah, ingin membalas, berdoa menyumpahi. Tapi untuk apa?
Jangan pernah membalas kejahatan seseorang. Dalam bentuk apapun.

Untukmu yang sadar pernah menyakiti seseorang. Minta maaflah dengan orang tersebut dan mohon ampun juga kepada-Nya. Jika setelahnya ada kejadian menyakitkan menimpa dirimu, anggaplah itu teguran. Dia menyayangimu. Ingin kau sadar bahwa disakiti itu perih. Lantas berubahlah setelahnya.

Pengalaman 1:
Temanku bertanya: Adel, gimana caranya lo bisa move on dan ikhlas waktu disakitin sama orang yang udah dekat lama?
Dia bertanya seperti itu karena sedang ingin melupakan seseorang.
“Kebetulan, ketika masalahnya sudah mencapai klimaks, aku sedang praktik di RS, jadi kesibukan membantu banget untuk melupakan seseorang”. Maksudnya disini move on ya. Apalagi dalam kondisi sakit hati yang gak ketulungan haha *lebay. Jadi, gak sempat mikirin orang itu lama-lama. Paling 3 hari sedih, sering curhat sama orang tua dan sahabat. Ditambah lagi, selesai praktik langsung nyusun skripsi.
Jadi kedepannya udah gak begitu mikirin ”Selebihnya ikhlas.

Gak musuhan. Gak dekat juga. Biasa aja. Maksudnya gak usah basa-basi lagi di media sosial mana pun. Kalau ketemu tegur aja kayak biasa.

Pengalaman 2:
Pernah dijatuhin sama teman sendiri. Di depan teman-teman organisasi. Sampai dibuat sedih sekali olehnya. Hahahaaa ..
Bukan buat ngungkit-ngungkit ya. Tapi hikmahnya aku jadi lebih kuat sekarang. Bodo amat orang mau bilang apa. Selagi perbuatanku gak merugikan/menyakiti orang lain.
Sampai sekarang kalau ketemu masih suka negur atau ngobrol biasa lah.

Ketika bertemu dengan seseorang dimasa lalu. Jangan benci. Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Layaknya diri sendiri yang tentu pernah menyakiti orang lain secara sadar/tidak. Introspeksi dan perbaiki. Jangan mengulanginya.

Ikhlas justru mendamaikan. Karena kejadian dimasa lalu gak akan bisa dilupakan. Sekuat apapun usahamu. Percuma. Berdamailah dengan waktu. Butuh proses. Dengan pertolongan-Nya, tentu bisa. Karena Dia gak akan membiarkan hamba-Nya sendirian dalam kesedihan. 
Setiap kepergian/kehilangan pasti akan digantikan dengan yang lebih baik. Nikmatilah waktu, sambil memperbaiki diri, menjalani karir, hingga saat-saat indah itu datang serta bisa membawa kita menuju Jannah-Nya.
 
Banyak cacian dan gunjingan tentu gak menjadikan kita tumbang. Teruslah fokus dengan kegiatan, berbuat kebaikan dan berkarya. Hingga lama-lama, cacian tersebut bungkam dengan sendirinya.
Meskipun selama hidup, pasti tiada yang berhenti untuk tidak menyukai kita.
Namun inilah hidup dengan waktu yang terus berputar. Kalau bisa berdamai dengannya. Maka semua akan selalu baik-baik saja.
 
Enjoy your life. Don’t waste your time.

Sumber gambar : www.google.com

Berdamai dengan Waktu

Waktu bergulir sangat cepat. Dimana seluruh peristiwa atau kejadian, lambat laun berlalu dan sudah tertinggal jauh disana.

Banyak hal yang harus dipelajari dari masa lalu, kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Tentunya gak hanya satu atau dua kekhilafan, tapi sangat banyak. Mungkin gak terhitung. Kesalahan terhadap diri sendiri maupun orang lain.
 
Kekhilafan tersebut lantas gak boleh membuat kita menyalahkan diri sendiri. Melainkan wajib diperbaiki agar gak jatuh kedalam lubang yang sama.
Kenapa harus berdamai dengan waktu? For self reminder. Masa lalu bukan untuk disesali. Apa yang sudah terjadi, semua adalah pembelajaran.
Yang bisa kita lakukan hanyalah berdamai dengannya… dengan waktu…. dengan masa lalu. Bukan melupakan tapi ikhlas, karena segala peristiwa yang terjadi merupakan ketetapan-Nya yang tentu saja bukan tanpa alasan.
 
Masa lalu memang sering berakhir menyakitkan. Kalau menyenangkan, harap hati-hati!! Hahaa… Masa lalu yang indah justru membuat kita terkenang-kenang. Kemudian, sulit move on pun terjadi. Pppfftt kuharap kau bisa menghargai pasangan dimasa depanmu nanti. Kalau bisa berdamai dengannya. Artinya kita sudah berbesar hati. Meskipun prosesnya ada yang lama/sebentar.

***
Sekedar pengalaman aja. Kalau kau masih ingat dengan Firman dan Detri dalam ceritaku yang berjudul “Satu Rasa”. Mereka adalah laki-laki yang sempat berlabuh dihatiku saat SMA. Dari sekian laki-laki yang mendekati, hanya mereka berdua yang benar-benar menumbuhkan rasa. Firman saat kelas 10-12 awal, sedangkan Detri kelas 12 sampai aku masuk kuliah. Hahaaa cinta monyet banget kan. Sampai sekarang mereka masih berteman baik denganku.
 
Firman sudah mempunyai tunangan. Sedangkan Detri sedang berusaha mencari calon pendamping hidup melalui proses ta’aruf. Terkadang dia curhat juga mengenai seseorang yang sedang dekat dengannya. Luar biasa. Aku sama sekali sudah tidak ada perasaan apa-apa terhadap mereka. Murni hanya berteman.
 
Kalau kau berpikir mereka mantanku? Bukan. Heheee. Mereka hanya sudah mengisi hatiku saja kala itu. Kami gak pacaran. Hanya dekat namun saling suka. Teman tapi mesra? Gak juga. Secara fisik memang gak pernah. Tapi secara verbal pernah hehe, meskipun kebanyakan mereka yang menunjukkannya. Bukan aku. Maklum gengsi haha.
 
***
Kalau kalian berpikir, berteman dengan masa lalu bisa menumbuhkan rasa lagi. Bisa jadi. Tapi belum tentu. Tergantung individunya dan Allah Maha Membolak-balikkan hati manusia.
Apalagi dulu dekatnya gak berlebihan. Biasa aja. Jadi gak ada momen-momen spesial yang sampai membuatku terkenang-kenang.

Kemudian ada Hadi juga. Dia masa lalu ketika masuk kuliah sampai semester 8 awal. Ada suatu hal yang membuat hubungan dekat kami selesai. Hehehe tapi sungguh aku telah memaafkannya. Sekarang aku dan dia benar-benar biasa saja. Gak berhubungan/kontekan lagi. Bukan karena aku benci. Melainkan seperti ini jauh lebih baik. Disamping sudah tidak ada perasaan apa-apa sama sekali, aku juga sangat menghargai pasangannya yang sekarang.  
 
***
Terima kasih. Perasaan itu sudah hilang semenjak setahun yang lalu. Bersikeras aku teguh pendirian, bahwa aku akan terus berusaha memperbaiki diri. Agar kelak mendapatkan cinta yang selayaknya. Cinta yang benar-benar pantas kudapatkan dan kuberikan kepada dia yang masih menjadi misteri dalam duniaku tapi sudah tertulis didalam daftar-Nya. 
Mencintai tidak melulu harus seperti orang-orang pacaran kebanyakan, umbar sana-sini, update lagi dimana dll. Aku punya cara sendiri untuk mencintai.
 
                                           
Aku akan berdamai dengan kalian. Berdamai dengan waktu, yaitu masa lalu hingga sekarang. Terima kasih.

Tokoh dalam artikel ini menggunakan nama samaran demi menjaga privasi :D

Picture source: www.google.com

Saturday, 18 August 2018

Say No to Body Shaming!

Dalam kamus gizi, berat badan berlebih disebut overweight sedangkan berat badan kurang adalah underweight (Pergizi Pangan Indonesia). Berat badan yang gak normal memang bisa memicu berbagai penyakit. Tapi kali ini aku gak mau bahas soal itu, karena kondisi itu tergantung tubuh orang itu sendiri. Banyak juga kan yang berat badannya bermasalah tapi sehat-sehat aja? Paling kendalanya hanya “kurang percaya diri karena merasa gak sedap dipandang”.

Now do you know about body shaming? Yaitu mengomentari/mencela fisik seseorang.



Komentar yang jelek-jelek deh, misalnya :
Buat yang kurus :
“Ehh lu makan mulu tapi gak gemuk-gemuk, cacingan ya?”
“Gue mah masih mending ada dagingnya, lah lu cuma tulang doang”
Yang gemuk :
“Perasaan lu diet gak kurus-kurus, cape deh”
“Keturunan lu gendut”gendut semua ya? Pantes aja susah kurus”
Dan masih banyak kata-kata yang menurut kalian “biasa” tapi ternyata bisa menyakiti mereka loh, dengan tameng “Ahh masa gitu aja cemberut/ngambek, baper banget” Stop saying like that guys!

Mengomentari/mengejek fisik orang lain bukan suatu kebanggaan.

Dalam Al-Qur’an juga jelas ada larangan mengejek sesama teman.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki mencela sekumpulan yang lain, boleh jadi yang dicela itu lebih baik dari mereka.Dan jangan pula sekumpulan perempuan mencela sekumpulan lainnya, boleh jadi yang dicela itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang dzalim”(QS. Al-Hujurat:11).


Lagian apa untungnya sih komentar kayak gitu? Kan udah jelas terlihat fisik mereka dari dulu memang sudah seperti itu. Untuk apa diomong-omongin ke orangnya? 
Mau bikin mereka down dan minder? What a fool idea guys!
Terus apa untungnya juga buat kita? Membuat kita lebih baik dari mereka? Kan ngga.


Justru mengejek/membicarakan kelemahan/kekurangan seseorang akan menunjukkan betapa jeleknya diri kita sendiri. 

Sebagai self reminder juga. Aku memang gak suka mengomentari fisik orang, mau gimana pun dia, sekalipun temen deket/sahabatku sendiri.  Tapi siapa tau aku pernah menggumam di dalam hati, dan sama aja itu dosa. Seperti membandingkan diriku dengan orang lain hingga terjadilah secara tidak sadar rasa sombong/ujub (merasa lebih baik dari orang lain.
Astaghfirullah …

Jadi ya, artikel ini dibuat untuk saling mengingatkan aja. Bahwa setiap manusia punya kekurangan. Gak sepantasnya kita mengomentari kekurangan fisik orang lain.

Untuk yang kurus/gemuk. Gak usah dengerin mulut-mulut yang berkicau itu ya. Karena bagaimanapun fisikmu, kamu tetaplah cantik/menawan! Terlebih jika hatimu baik dan tulus. 

Sumber gambar : www.google.com

Wednesday, 8 August 2018

Fake Interview Invitation

Undangan wawancara kerja palsu. Kenapa orang jahat sekali ya? Menipu orang yang jelas-jelas butuh pekerjaan, butuh uang dan jumlahnya gak sedikit.

Mereka dengan niatnya menyusun rancangan sedemikian rupa untuk memalsukan alamat kantor/perusahaan, alamat email dan info-info palsu lainnya.

Nah aku pun berpengalaman mendapatkan undangan itu. Yaa sebelumnya siapa sih yang gak senang dapat panggilan kerja? Fresh Graduate gitu. Dihubungi via sms aja udah kepalang kayak menang lotre. Haha Lebayy. Tapi serius deh. Ternyata itu adalah sebuah penipuan.

Tapi, kita bisa tau kok ciri-ciri undangan interview hoax itu kayak gimana.

Pertama, bisa dikabari via sms/email dan jadwal test interviewnya bersifat mendadak. Misal disms hari rabu, hari kamisnya suruh datang atau bahkan bisa ditanggal merah.
Kabar interview itu terkesan memburu-burui calon korbannya, malah justru dia yang ngebet pengen kita datang karena dia yang getol menghubungi kita terus.

Kedua, nomor telepon dan alamat gak sesuai dengan kantor/perusahaan aslinya, atau bahkan perusahaan itu gak ada info lengkapnya di web.
Apalagi dia memberikan alamat untuk pelaksanaan testnya di ruko atau tempat-tempat gak resmi, wah udah jelas banget itu bohongnya.

Ketiga, lokasi perusahaan yang kita lamar berbeda dengan lokasi test.
Kayak gini nih, misalnya kita lamar di daerah Jakarta, ehh dipanggilnya di Bali. Dengan mengatasnamakan perusahaan dan profil yang sama persis/meyakinkan, serta diiming-imingi akan diganti uang akomodasi dan lain-lain.

Keempat, ini sebenarnya udah hampir masuk ke apes line sih, kalau udah kepalang tau mau ketipu saat udah di lokasi, karena dimintain uang dengan alasan untuk administrasi, mendingan cabut aja deh, pura-pura gak bawa uang. Jumlah yang diminta biasanya ratusan ribu – jutaan.

Nah seperti itulah ciri-ciri Fake Interview Invitation versi aku, karena aku udah beberapa kali dapat panggilan kerja dan pernah percaya tapi gak pernah sampai datang sih. Masih diingetin untuk ngecek lagi dan ternyata fix Fake/Hoax xD

Lebih baik melamar pekerjaan yang udah pasti-pasti aja websitenya, dan lebih yakin lagi kalau emailnya depannya ada recruitment hrd blabla.. Meskipun gak semua juga email gmail/yahoo menipu. Bisa jadi karena keterbatasan system. Contoh: Rumah Sakit kecil atau masih tipe C/D 


Selalu hati-hati aja ketika dapat panggilan kerja :D

Kalau kamu punya pengalaman yang sama atau versi yang berbeda, boleh lah share disini ;)

Friday, 20 July 2018

3 Cara Mengecilkan Resolusi saat Scan File

Mungkin udah banyak yang tau mengenai cara mengecilkan resolusi waktu scan file. Tapi, disini aku share aja, siapa tau masih ada yang bingung caranya hehe. Sambil nambah-nambahin referensi di google :D
Sebelum mengecilkan resolusi, pastikan punya printer sendiri, sudah dalam keadaan dihubungkan dengan laptop, dan dibuka program scannya.
Kalau gak punya printer, it's ok. Minta tolong abang fotocopy, mau scannya dalam bentuk file apa? PDF or JPEG. Bilang jangan besar-besar resolusinya, misal: 50 atau 100 lah udah minimal.

1. Pilih tipe file. Lalu, pilih show more.



2. Pilih mau berapa resolusinya.



3. Nah hasil akhirnya macam-macam angka resolusinya. Semakin kecil DPI, maka semakin  kecil juga hasil akhir size KB-nya.



Selesai deh. Seterusnya tinggal atur-atur aja mau edit resolusinya berapa. Tapi harus diperhatikan juga yaa kejelasan filenya (tulisan masih kebaca, gak blur banget). Karena resolusi ini sangat berpengaruh dalam penggabungan file di MS. Word berupa dokumen lamaran kerja atau apapun yang biasanya akan di save dalam bentuk PDF pada hasil akhir (untuk dikirim ke e-mail perusahaan/instansi). 

Sebisa mungkin file PDF yang sudah rapi berukuran maksimal 500 KB, untuk memudahkan perusahaan mendownload file tersebut (gak kebesaran filenya). 
Kalau file udah kecil resolusinya, namun hasil akhirnya masih diatas 500 KB gimana? Biasanya ini banyak terjadi pada file PDF. Cara yang harus ditempuh adalah PDF harus dicompress.

Jadi, semakin kecil resolusi dari setiap file yang sudah discan, maka semakin kecil juga size hasil akhir dari penggabungan file tersebut.

Semoga bermanfaat ^^

Saturday, 14 July 2018

Selektif ≥ 20

Mungkin kalian bertanya-tanya dengan judul yang sudah kufinalkan di atas. Atau malah ada yang sudah bisa menerka-nerka, apa maksud dari ≥20?


Selektif sama dengan atau di atas 20. Artinya harus bisa memilih sesuatu/seseorang/apapun pada kisaran umur 20 tahun demi kebaikan diri sendiri.

Terburu-buru dalam mengambil keputusan tentu bukanlah suatu hal yang baik dan tepat. Dampaknya dalam jangka panjang. Banyak kasus dimana orang-orang sangat menyesal karena telah mengambil keputusan yang salah.
Namun, suatu hal yang terlanjur bukan berarti akhir dari segalanya. Solusinya adalah memecahkan masalah tersebut dan cari jalan keluarnya bersama-sama.
Seperti halnya selektif memilih pasangan.

Umur kisaran 20 tahun menurutku udah gak pantes untuk main-main lagi. Buat kalian yang masih single diumur segitu. Don’t worry guys! Kalian sama sekali tidak menyedihkan! Melainkan masih punya banyak waktu untuk mencari yang terbaik sambil memperbaiki diri.
Gak usah takut gak dapat jodoh. Wong jelas-jelas manusia diciptakan berpasang-pasangan. Pastilah kalian yang lagi cari tulang rusuk atau imam nanti dipertemukan disaat waktu yang tepat. Berdoa aja semoga panjang umur! Aamiin.

Jangan iri sama yang udah pacaran bertahun-tahun, bahkan belum menikah juga sampai sekarang. Bukannya aku menjelek-jelekkan. Aku doakan semoga mereka berjodoh. Karena kalau tidak, aku yakin 1000% status hubungan pacaran yang sempat indah itu benar-benar meninggalkan luka yang sangat dalam dan menyakitkan.

Nah untuk yang single.. Pasti kalian gak mau salah pilih pasangan hidup kan? Maka dari itu ada 2 jalan yang kalian pilih. Mau pacaran atau ta’aruf.
Aku gak menjudges orang yang pacaran pasti dosa atau dilaknat Allah Swt. Karena aku gak akan bahas konteks agama disini. So sensitive guys..
Kita pasti pengen punya pasangan yang akhlaknya baik, bertanggung jawab, pekerja keras dan bisa membahagiakan haha. Tampang nomor sekian. Tapi kalau OK itu hanyalah bonus.
 ***
Mengenal pribadi masing-masing itu perlu readers.. Mulai dari temenan, dekat, lama-lama intens. Biasanya cocok atau gaknya akan kerasa pas udah intens.
Disitu bisa dilihat, gak cocoknya dimana? Jangan lupa. Kalau emang merasa udah gak cocok, jangan menghindar/menghilang secara spontan. Diomongin baik-baik aja. Meskipun belum jadian, gak ada salahnya untuk jujur. Karena kalau menjauh secara spontan, gak jelas alasannya apa. Tiba-tiba pergi gitu aja jadi kayak PHP (Pemberi Harapan Palsu).
Mungkin yang meninggalkan merasa berhak, tapi akan menyakitkan untuk orang yang ditinggalkan. Apalagi kalau cuma salah satu aja yang merasa gak cocok.

Positifnya untuk yang kena PHP, jadi mereka tahu bahwa seorang PHP itu gak perlu diperjuangkan, karena dia sudah seenaknya mempermainkan perasaan orang. Biarkan dia pergi, lepas saja. Nanti akan ada seseorang yang bisa lebih menghargai perasaanmu.
Move on more better guys! Dijamin. Apalagi sambil melakukan hal positif seperti hobby.

Pelajaran nih ya, supaya gak kena PHP lagi, kalau ada yang mendekati kita. Gak usah terlalu semangat meladeni guys hehehe. Meskipun kita juga meredam rasa dengan si dia. Santai dulu, gak usah berlebihan. Karena, selagi gak ada bukti bahwa orang itu beneran serius sama kita, itu belum paten loh! 

Apalagi cuma sekedar omongan suka dan cinta. Tapi belum berani datang ke rumah, dan ngobrol sama orang tua. Duuhh.. Jangan baper dulu deh percaya!
Yang udah berani ke rumah aja gak jamin dia setia/serius, apalagi yang belum sama sekali.
Bukti itu perlu ya.

Jadi, kalau ada yang deketin. Fix. Biasa aja ladeninnya. Anggap mereka semua sama (hanya teman biasa). Selagi belum ada bukti.
Nanti ketawan. Siapa yang benar-benar berusaha serius, menarik perhatian kita beserta orang tua. Oke?
Nah itu yang dinamakan selektif. Gak asal nerima aja gitu, orang yang deket, apalagi diladenin semua. Nanti kasihan, mereka yang kita PHP’in hahaa.. Jangan lah.

Kalau kita gak mau dicubit jangan nyubit. Kalau kita gak mau sakit hati jangan menyakiti orang lain.
Tapi kalau kita disakiti jangan sekali-sekali balas menyakiti. Balaslah dengan kualitas diri kita. Yang semakin hari semakin baik, dalam hal apapun.
Jangan lupa berdoa kepada Sang Maha Kuasa, supaya kita diberikan pasangan yang baik, sayang dsb dan kita juga sayang. Aamiin.


Cerita ini aku tulis berdasarkan keadaan sekitar, teman-temanku maupun kombinasi dari orang lain. Semoga memotivasi!

Tuesday, 3 July 2018

6 Langkah Mengecilkan File JPG via Paint

Ingin upload file di situs untuk melamar kerja atau keperluan lain, tapi filenya kebesaran? Gak usah bingung. Disini ada cara yang simpel banget untuk mengecilkan file dari ukuran MB ke KB. Berikut adalah cara mengecilkan file JPG via paint yang selalu jadi andalanku selama ini... xD

Jadi, aku mau memperkecil file transkrip nilai, nah ini caranya :


1. Pilih file yang akan dikecilkan - Open with paint.



2. Klik resize


3. Muncul gambar ini - Ubah angka horizontal dan vertical yang atas


4. Dari 100 jadi 50 atau lebih. Bisa disesuaikan. Semakin kecil angka dirubah, semakin kecil hasil akhir ukuran KB nya.


5.  Jadinya seperti ini nih. Masih jelas gak pecah.

6. Save as deh!

Notes : File yang aku kecilin ini, tadinya 1,67 MB, setelah dikecilin jadi 714 KB. Kenapa kok gak jadi 500an KB? Karena dari resolusinya. Waktu discan kebesaran yaitu 300 DPI.
Resolusi juga ngaruh guys. Semakin kecil resolusinya, semakin bisa kecil lagi ukurannya ketika dikecilin di paint.
Saranku, coba perlahan-lahan aja dari 250 atau syukur-syukur bisa sampai 100 masih jelas tulisannya. Tergantung filenya.

Semoga bermanfaat yaa!!

Bagi yang belum tau cara ngecilin resolusi, aku mau share tapi dibeda judul yaa :) Hehee
"Cara Mengecilkan Resolusi saat Scan File"

Friday, 29 June 2018

Tips Aman Bergaul saat Kuliah “Jauh” (Di Luar Kota)

Banyak orang tua yang khawatir anaknya kuliah jauh-jauh ke luar kota apalagi sampai kost segala, terutama anak perempuan.

Waajarrr bangett… Kekhawatiran tersebut ada benarnya juga sih, takut anaknya kenapa-kenapa, belum lagi, kalau tidak terbiasa hidup mandiri. Berasa gak tega orang tua untuk melepasnya.

Nah, bagi yang sudah mencoba untuk out from the comfortable zone. Kalian luar biasa, udah mau mencoba hal baru, adaptasi dengan lingkungan baru dan lain-lain.
Beruntungnya, kalian diizinkan oleh orang tua untuk menuntut ilmu di luar kota dan hidup mandiri disana. Alhamdulillah. :D

Semoga sukses, lulus tepat waktu. Aamiin !!
Aku mau kasih tips supaya pergaulan selama kuliah bisa baik-baik aja. Dalam arti, gak salah gaul/jauh dari pergaulan bebas.

1. Lempeng
Tau lempeng? Bukan makanan yang terbuat dari ketan dalemnya isi abon itu yaa, HaHa. Lempeng disini maksudnya. Netral. Gak usah over kalau bergaul. Maksudnya, kalau ada teman yang ngajak nongkrong, boleh lah sesekali. Karena, penting juga untuk kita tahu karakter teman-teman. Semakin banyak teman maka semakin kita tau. Bahwa kita juga harus menyesuaikan/beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

2. Yang baik ikuti, yang ngga baik jangan!
Semakin banyak bergaul maka semakin kita tahu pergaulan mana yang sesungguhnya memberikan dampak negative/positif terhadap diri kita.
Tentunya kita tau dong, ketika ada teman yang ajak nongkrong, mereka ngajaknya kemana? Apakah cuma ke caffe, mall atau ke tempat” club? Diskotik? Atau nginep-nginep dikosan lawan jenis bareng-bareng?
Nah … pasti udah tau sendiri, jelas banget keliatan yang mana yang harus dihindari.
Kalau udah kepalang mau ikutan, misalkan temannya gak ngasih tau mau kemana. Mending cancel aja deh! Gak usah ikut kalau tujuannya gak jelas. Menolak secara halus aja. Ngeles mau ngerjain tugas atau bersih-bersih kosan atau terserah deh bisa-bisanya kita aja.

3. Teguh pendirian
Ini yang rada susah. Dirayu dikit, jadi pengen ikutan, apalagi diiming-imingi mau dibayarin. Hmm berasa labil antara iya atau tidak.
Disini kita harus bener-bener, tetap teguh dengan pendirian.
Lawan rasa gak enak sama temen. Jangan takut bilang tidak. Ingat sekali kita ikut, misal ke tempat gak jelas. Tau-tau dibawa ke tempat yang gak seharusnya. Contoh: ke rumah teman, ternyata disana ada banyak bir atau ke tempat karaoke yang menyewa perempuan.
Kalau udah kepalang terlanjut ikutan, besok-besok gak usah ikut lagi, atau kalau nekat bisa pergi saat itu juga, pura-pura ada urusan mendadak atau apalah.
Karena sekali kita mau diajak, dan gak bisa nolak, mereka akan terus-terusan ngajak.

4.  Jangan mau kalau diajak hura-hura.
Sering diajak jalan-jalan ke mall, makan-makan di restoran mahal, atau travelling. Itu juga gak bagus untuk kondisi keuangan kita yang masih mengalir dari orang tua. Jika temanmu seperti ini, tolaklah secara halus. Dengan bilang, lain kali aja ya, atau kapan-kapan deh.

5. Jangan mengizinkan teman lawan jenis sendirian main ke kost-an dimana kamu juga sendirian disana.
Selain mengundang fitnah, ketauhilah ini juga bisa memudahkan setan untuk melancarkan aksinya. Hhaha. Ehh bener serius loh.
Dilarang berdua-duaan apalagi di tempat tertutup, kalau dirasa penting mau nugas ya jangan berdua, ajak teman lain. Atau kalau gak ada temen lagi bisa di ruang tamu, atau lebih aman diluar aja misal di caffe, perpustakaan atau banyak tempat nyaman yang lain kok.

6. Jangan mau ikut pengajian yang gak jelas
Bagi yang pernah ditawarin ikut pengajian tapi gak jelas. Bukan kegiatan dari kampus. Aku saranin banget jangan mau!
Pernah anak temen papaku, ikut suatu pengajian yang gak jelas, tau-tau dia jadi berubah. Pulang ke rumah minta uang terus. Gak jelas habisnya untuk apa. Ternyata uangnya dikasihin ke lembaga yang gak jelas itu.
Masih mending cuma uang aja yang habis. Kalau kena pencucian otak gimana? Naudzubillah. Akal, jiwa, akidah semua hilang. Bisa jadi pengikut aliran sesat dan menjadi pembangkang orang tua. Aku berharap semoga pembaca  jangan sampai ada yang kayak gini ya. :”

Seperti inilah tips-tips aman bergaul saat kuliah diluar kota versi aku, karena aku juga dulu pernah kuliah diluar, jauh dari orang tua. Alhamdulillah.. Sampai sekarang banyak banget hikmah yang bisa diambil.

Semoga Allah selalu melindungi kita semua dari kemudharatan. Aamiin..
So kalau kalian punya tips lain sekalian kritik dan saran boleh share di kolom komentar ya :D

By :
Free Blog Templates